Sejarah Singkat Internet: Dari Proyek Militer Hingga Kebutuhan Primer

Admin

9/8/20253 min read

black blue and yellow textile
black blue and yellow textile

Bayangkan kehidupan sehari-hari tanpa internet. Tidak ada WhatsApp untuk berkomunikasi, tidak ada Google untuk mencari informasi, dan tidak ada platform streaming untuk hiburan. Sulit dibayangkan, bukan? Namun, jalan yang dilalui internet untuk menjadi kebutuhan pokok ini bermula dari tempat yang sangat tidak terduga: laboratorium penelitian dan kebutuhan militer yang terikat oleh Perang Dingin.

Mari kita telusuri perjalanan menarik internet, dari kelahirannya yang sederhana hingga menjadi jaringan global yang mengubah peradaban manusia.

Babak 1: Konsep Awal & Motivasi Militer (1960-an)

Akar internet dapat ditelusuri kembali ke era 1960-an, puncak dari Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Salah satu kekhawatiran terbesar Departemen Pertahanan AS adalah: bagaimana menjaga komunikasi berjalan jika terjadi serangan nuklir?

Jaringan komunikasi tradisional saat itu bersifat terpusat. Menghancurkan satu pusat switchboard dapat melumpuhkan seluruh jaringan. Sebagai jawaban, para visioner di Advanced Research Projects Agency (ARPA) milik AS membayangkan jaringan desentralisasi tanpa titik pusat kegagalan.

Seorang ilmuwan bernama J.C.R. Licklider mencetuskan ide tentang "Intergalactic Network" di mana komputer-komputer dapat saling berbicara. Ide ini kemudian dikembangkan oleh para perintis seperti Paul Baran dan Donald Davies yang independently mengembangkan konsep packet switching—sebuah metode di mana data dipotong-potong menjadi paket kecil, dikirim melalui rute yang berbeda, dan disusun kembali di tujuan. Teknologi inilah yang menjadi jiwa dari internet.

Babak 2: Kelahiran ARPANET (1969)

Pada tahun 1969, visi ini menjadi kenyataan. ARPANET, jaringan eksperimental yang didanai ARPA, diluncurkan. Pada tanggal 29 Oktober 1969, untuk pertama kalinya dalam sejarah, sebuah pesan dikirim dari komputer di University of California, Los Angeles (UCLA) ke komputer di Stanford Research Institute (SRI).

Pesan pertama yang mencoba dikirim adalah kata "LOGIN". Namun, sistemnya crash setelah huruf "O", sehingga hanya dua karakter—"LO"—yang berhasil terkirim. Meski gagal, momen bersejarah ini menandai dimulainya revolusi digital.

Pada tahun 1971, ARPANET telah menghubungkan 23 komputer (host) di berbagai universitas dan lembaga penelitian. Email juga ditemukan pada tahun ini oleh Ray Tomlinson, yang juga memperkenalkan simbol "@" untuk memisahkan nama pengguna dan alamat tujuan.

Babak 3: Fondasi Global & Internet untuk Semua (1970-an - 1980-an)

ARPANET terus berkembang, tetapi masih terbatas untuk kalangan tertentu. Dua perkembangan kunci membuka jalan menuju internet modern:

  1. Penciptaan TCP/IP (1974): Vinton Cerf dan Robert Kahn menciptakan protokol komunikasi yang disebut Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Protokol ini adalah "bahasa" universal yang memungkinkan semua jaringan komputer yang berbeda untuk saling berkomunikasi. Pada 1 Januari 1983, ARPANET secara resmi beralih ke TCP/IP. Tanggal ini sering dianggap sebagai hari kelahiran internet yang sebenarnya.

  2. Peluncuran NSFNET (1986): National Science Foundation (NSF) AS meluncurkan NSFNET, jaringan yang menghubungkan pusat-pusat superkomputer di seluruh negeri. Jaringan "backbone" ini jauh lebih cepat dan kuat, dan akhirnya mengambil alih ARPANET. Kebijakan untuk mengizinkan penggunaan untuk tujuan komersial dan edukasi mulai membuka akses yang lebih luas.

Babak 4: Ledakan World Wide Web (1990-an)

Inilah babak yang benar-benar membawa internet ke ruang keluarga di seluruh dunia. Pada tahun 1989, seorang ilmuwan Inggris di CERN bernama Tim Berners-Lee memiliki ide untuk membuat sistem manajemen informasi.

Dia menciptakan tiga teknologi fundamental:

  • HTML (HyperText Markup Language): Bahasa untuk membuat halaman web.

  • URI (Uniform Resource Identifier): Alamat unik untuk setiap halaman web (yang kita kenal sebagai URL).

  • HTTP (HyperText Transfer Protocol): Protokol untuk mengambil data dari server.

Penemuan ini adalah World Wide Web (WWW). Berbeda dengan internet (jaringan fisiknya), WWW adalah cara untuk mengakses dan berbagi informasi melalui browser. Browser web pertama, Mosaic, diluncurkan pada tahun 1993 dan membuat web menjadi mudah digunakan dengan antarmuka grafisnya.

Era 1990-an adalah masa ledakan dot-com. Perusahaan-perusahaan internet baru bermunculan, dan orang-orang ramai-ramai "berselancar" di dunia maya.

Babak 5: Internet Modern & Era Mobilitas (2000-an - Sekarang)

Awal tahun 2000-an ditandai dengan kebangkitan media sosial (Facebook, YouTube, Twitter), e-commerce raksasa (Amazon, Alibaba), dan mesin pencari (Google) yang mengorganisir informasi dunia.

Revolusi berikutnya adalah internet mobile. Dengan diluncurkannya iPhone pada tahun 2007 dan popularitas smartphone Android, internet tidak lagi terikat pada desktop. Kini, internet ada di genggaman tangan kita, mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, belajar, dan berbelanja.

Internet of Things (IoT) kini membawa koneksi ke perangkat sehari-hari, dari kulkas hingga lampu, sementara komputasi awan (cloud computing) membuat data dan aplikasi dapat diakses dari mana saja.

Fakta Singkat Perkembangan Internet

  • 1969: Pesan pertama "LO" dikirim melalui ARPANET.

  • 1971: Email pertama dikirim oleh Ray Tomlinson.

  • 1983: TCP/IP diadopsi; internet lahir.

  • 1991: World Wide Web diluncurkan untuk publik.

  • 1995: NSFNET dibubarkan, internet sepenuhnya dikomersialisasi.

  • 1998: Google didirikan.

  • 2004: Facebook diluncurkan.

  • 2007: iPhone diluncurkan, memicu revolusi mobile.

Kesimpulan: Dari "LO" ke Dunia yang Terhubung

Perjalanan internet dari proyek militer rahasia menjadi kebutuhan primer umat manusia adalah kisah tentang kolaborasi, inovasi, dan visi yang tak terbatas. Ia berevolusi dari alat untuk bertahan perang menjadi jembatan yang menyatukan dunia, mendemokratisasi informasi, dan menggerakkan ekonomi global.

Sebagai penyedia layanan internet, kami tidak hanya sekadar menghubungkan Anda ke jaringan. Kami adalah bagian dari sejarah panjang ini, membawa warisan inovasi tersebut langsung ke rumah dan bisnis Anda. Memahami sejarah ini membantu kita menghargai teknologi yang sering kita anggap remeh dan mempersiapkan diri untuk babak berikutnya dalam revolusi digital yang tak pernah berhenti ini.

Daftar Pustaka

  1. Leiner, B. M., et al. (2009). A Brief History of the Internet. Internet Society. Retrieved from https://www.internetsociety.org/internet/history-internet/brief-history-internet/

  2. Britannica. (2024). History of the Internet. Retrieved from https://www.britannica.com/technology/Internet

  3. CERN. (2019). Where the Web was born. Retrieved from https://home.cern/science/computing/birth-web

  4. History.com Editors. (2023). The Invention of the Internet. HISTORY. Retrieved from https://www.history.com/topics/inventions/invention-of-the-internet